Jumat, 12 Januari 2018

TATA CARA PENYEMBELIHAN HEWAN AQIQAH

Sebagai seorang muslim, hendaklah kita menyembelih kambing atas nama Allah dan sesuai dengan syariat yang telah ditetapkan. Seperti sabda Rosulullah Saw.:
“Sesungguhnya Allah tetap mewajibkan cara yang baik kepada tiap-tiap segala sesuatu. Maka apabila kamu membunuh, hendaklah kamu membunuhnya dengan cara yang baik, dan jika kamu menyembelih hendaknya kamu menyembelihnya dengan cara yang baik dan hendaknya ia memudahkan (kematian) binatang yang disembelihnya.” (HR. Muslim).

Secara lebih terurai, cara membelih hewan untuk aqiqah adalah sebagai berikut:
a. Mengasah pisau hingga benar-benar tajam.
b. Mengikat hewan dengan tali.
c. Membaringkan hewan dengan lambung kiri menempel ke tanah, sehingga tangan kiri orang yang menyembelih berada disebelah kepala hewan dan kepala hewan ada di selatan.
d. Penyembelih menghadap kiblat.
e. Membaca do’a “Ya Allah, Aqiqah ini adalah karuniamu dan aku kembalikan kepada-Mu. Ya Allah, ini aqiqah… (sebut nama anak yang diaqiqahi), maka terimalah”.
f. Pisau ditekan dengan kuat ke leher hewan, hingga saluran pernapasan dan saluran makanan benar-benar putus.
g. Penyembelihan bisa dilakukan sendiri atau diserahkan kepada orang lain.
h. Penyembelih dalam keadaan sehat dan muslim.

Ada beberapa perbedaan yang patut diperhatikan antara kurban dengan aqiqah, antara lain:

a. Daging kurban disedekahkan kepada fakir miskin atau anak yatim dalam keadaan mentah. Sedangkan daging aqiqah disedekahkan kepada fakir miskin dan boleh juga kepada orang-orang kaya dalam keadaan sudah dimasak, karena menurut hadist riwayat Baihaqi dari Aisyah ra. menyedekahkan daging dalam keadaan sudah dimasak itu sunah.

b. Kaki belakang yang kanan hewan aqiqah sunah disedekahkan kepada bidan yang menangani kelahiran dan merawat bayi yang bersangkutan, sedangkan kaki hewan kurban tidak diperlakukan demikian. Hal ini didasarkan kepada riwayat Hakim yang di Shahihkannya, bahwa Fatimah telah melakukan hal itu atas perintah Rosulullah Saw.

c. Waktu atau masa penyembelihan kurban hanya empat hari dalam setahun, yaitu tanggal 10, 11, 12, 13 Dzulhijjah. Sedangkan menyembelih hewan aqiqah tidak terbatas pada hari-hari tersebut, bahkan bisa dilakukan kapan saja sepanjang tahun.
Demikianlah keseluruhan prosesi aqiqah, yang diakhiri dengan makan dan do’a bersama. Semoga anak yang diaqiqahi kelak bisa menjadi anak yang saleh, yang beriman dan bertaqwa kepada Allah SWT, berbakti kepada orang tuanya serta berguna bagi agama, bangsa, dan masyarakatnya.

Ayah dan Bunda ingin aqiqah buah hatinya ditangani sesuai syari'at? percayakan kepada AQIQAH NURUL HAYAT yang sudah berpengalaman!
Untuk info lebih lanjut klik link dibawah ini:
NURUL HAYAT

Aqiqah Nurul Hayat 


5 komentar:

  1. Artikel yang menarik kak.

    boleh juga mampir ke blog saya kak :
    https://goo.gl/PcpMB6

    BalasHapus
  2. Sangat bermanfaat terimakasih atas infonya.

    Untuk hal hal unik lainnya silahkan kunjungi blog saya
    goo.gl/e9diJ6

    BalasHapus
  3. trima kasih infonya. artikelnya sangat inspiratif

    Aqiqah Jogja

    BalasHapus